Ribuan kilo aku lewati
menyusuri parit-parit
dalam
hingga tenggelam dalam
kubangan hitam.
Letih berjalan
ditemani kerikil-kerikil tajam
yang menghibur dalam
kesakitan.
Hitam
kelam
lumpur hidup yang
terhampar
mencari sejengkal
tanah
bakal persemayaman kekal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar