Hm....
Bulan ini tepat Dua tahun yang lalu, kita berpisah. Memang tak untuk waktu yang lama, tapi itu permulaan dari akhir cerita.
Waktu itu hari Jumat siang. Seperti biasa kau sendirian sedang membeli makanan kecil di depan kampus. Saat itu aku sedang sibuk mengerjakan tugas akhir perkuliahan. Tapi kebetulan aku lewat dan melihatmu, lalu kuhampiri dirimu. Seperti biasa juga, tetap kugoda dirimu yang sedang menunggu penjual siomai itu mempersiapkan pesananmu. "Beli berapa neng..?" tanyaku saat itu. "Aku gak di kasih nih ?" lanjutku lagi. Dan kau hanya tersenyum, dan kemudian berlagak sok gak kenal. Tapi kau tersenyum juga akhirnya. "Mau ?" tanyamu. "Beli sendiri ya." lanjutmu saat itu. Lalu aku pun berlenggang menuju ke rumah temanku, dan kau...aku tak tau kemana. Aku tak sempat tanya. Tapi setengah jam kemudian kita ketemu lagi. Sperti orang yang belum kenal saja waktu itu. Yah maklum, aku sedang pusing dengan paper yang sedang ku kerjakan. Aku sempat bertanya,"mau ke mana ?". "Ke situ." jawabmu singkat. "Oh.., sendirian ?" lanjutku lagi. "Iya. Kamu mau ke mana ?" tanyamu kemudian. "Mau ke gedung G, anak-anak pada di sana soalnya. sendirian gak pa pa nih ?" tanyaku lagi. "gak pa pa". Lalu kita berjalan masing-masing.
Setelah itu, kau pulang ke kampung halaman hingga hari wisuda tiba. Aku tau, mungkin kau kecewa karena aku tak datang ke acara wisuda itu. Sebenarnya aku ada di kampus saat itu, hanya aku terlambat. Dan kau tau soal itu, sebab kau terima sms dariku meski baru sore harinya kau balas smsku itu.
Setelah itu kita hanya berhubungan melalui sms atau email. Sebab
waktu itu kau langsung berangkat menuju negri matahari terbit. Masih kuingat juga ketika aku kirim komentar melalui fs sekedar menggodamu, dan jawabmu :"Testimu kok aneh2to, minta bungkusin cewe
segala. Ya pasti lah disini cewenya cantik2 modis2kan emang terkenal style nya di jp.
Tapi tetep lah semuanya masih dibawah
gue...hahahaha...jk." masih tetap ceria seperti dulu.
Semula aku mengira kau akan bekerja di sana, mengingat, dulu kau pernah belajar di negri itu, tapi ternyata kau hanya ingin berkunjung ke rumah saudaramu.
Tapi meski kita terpisah jarak dan waktu, tetap bernuansa indah. Apalagi ketika hari Valentine kukirimi kau puisi, kalo kirim bunga ato coklat nyampenya lama kali, dan sekedar mengomentari fotomu yang cantik, lalu kau membalas :
"He-eh tuh puisine norak banget to, cinta2an
gitu...heehehe...
Pura2bego ah di friendsterku ya mestinya
photo2ku dong. Ada juga beberapa ama temen,
tapi kan mesti tetep gw pemeran
utamanya..hehehe... Have a nice Val day! gbu!"
Ah... ni anak gak ada hangat-hangatnya pikirku, tapi mungkin juga sudah menjadi kebiasaan, sebab dia tau aku lebih suka dihina daripada diberi kata-kata yang sentimentil. Soalnya dia tau, pasti akan kuputar balik kata-kata itu jadi tak karuan maksudnya.
Bersambung lagi...
dah cape mikirnya...hehehehehe
3 komentar:
Cen ra mutu tenan
yang pertama dah gak jelas
pa lagi yang kedua jo...
tambah gak jelas
baru kali ini keluarga Wijaya
memiliki sebuah sastra yang jelek
gak kaya keluarga Wijaya yang lain.
coba dunk liat Negara kertagama,
ato karya sastra2 yg di hasilkan Kraton solo dan jogja. nah itu baru bener2 produk keluarga wijaya...
gonmu tetep ra mutu...
ngisinke...
piss...
Ariel Says: Wah...Yuliana mesti matane picek kui, nek ra yo gek sliwer matane... hehehehe
Yuliana says : wah kowe tu neko-neko ko, emang aku gek sliwer matane dulu tu... hehehehehe
Posting Komentar