Senin, 10 Agustus 2009

Menanti Selumbar Kematian

Datang dalam senyap
menyusup dalam angin malam
yang tenang
tanpa sapaan tanpa
teguran

Hanya lewat tanpa bekas
tak mengejak
tak memberi jeda
sehela nafas
tak terlihat bentang
hanya sejengkal
sudah di hadapan

Menikam dalam
membenam kematian
tanpa memandang dalam
ketiadaan

Dalam keyakina
melalui kepastian dia
datang menjemput tanpa
kesiapan.

Tidak ada komentar: